Mizanul Hikmah

hadits tentang belajar (21)

879. Imam Shadiq as berkata, “Semoga Allah merahmati suatu kaum, yang mereka itu adalah cahaya dan petunjuk. Mereka adalah para penyeru kepada kami dengan amal mereka dan mengerahkan segala kemampuan mereka.”
Tuhaful ‘Uqul, hadis 301.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Memberi Nasihat (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 876)
Hadits Tentang Tabligh: Kesesuaian Hati dan Lisan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 877)
Hadits Tentang Tabligh: Tabligh dengan Amal (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

878. Imam Shadiq as berkata, “Jadilah kalian para penyeru bagi manusia kepada kebaikan tanpa dengan lisan kalian agar mereka melihat dari kalian kesungguhan, kejujuran, dan ketakwaan.”
Al-Kafi, jil. 2, hal. 105, hadis 10.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Memberi Nasihat (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 876)
Hadits Tentang Tabligh: Kesesuaian Hati dan Lisan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 877)
Hadits Tentang Tabligh: Kesesuaian Hati dan Lisan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

877. Imam Ali as berkata—di dalam hikmah-hikmah yang dinisbatkan kepadanya—, “Jika perkataan telah keluar dari hati, maka ia tetap tinggal di dalam hati.Tetapi, jika ia keluar dari lisan, maka ia tidak akan melampaui telinga.”
Ibnu Abil-Hadid, Syarh Nahjul Balaghah, jil. 20, hal. 287, khotbah ke-279.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Memberi Nasihat (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 876)
Hadits Tentang Tabligh: Tabligh dengan Amal (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 878)
Hadits Tentang Tabligh: Kesesuaian Hati…

Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang tepercaya bagimu.
QS. Al-A’raf [7]: 68.

876. Tatkala menyebutkan keutamaan Rasulullah saw, Imam Ali as berkata, “Allah mengutus beliau, sementara manusia sedang berada dalam kesesatan dan kebingungan, dan mereka hidup penuh dengan fitnah. Kemudian Rasulullah saw memberikan nasihat dengan sungguh-sungguh, berjalan di atas jalan (yang benar), dan beliau menyeru (manusia) kepada hikmah dan nasihat yang baik.”
Nahjul Balaghah, khotbah ke-95.
Hadits terkait:…

875. Imam Shadiq as berkata (kepada Umar bin Hanzhalah), “Hai Umar, janganlah kamu membebani Syiah kami dan bersikap lemah lembutlah kepada mereka! Karena sesungguhnya manusia belum tentu mampu memikul apa yang sanggup kamu pikul.”
Tuhaful ‘Uqul, hal. 334, hadis 522.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Kejujuran (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 872)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 873)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

874. Rasulullah saw bersabda, “Aku diperintahkan untuk bergaul dengan manusia, sebagaimana aku diperintahk untuk menyampaikan risalah.”
Tuhaful ‘Uqul, hadis 48.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Kejujuran (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 872)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 873)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

873. Rasulullah saw bersabda, “Permudahlah (mereka) dan janganlah kalian mempersulit (mereka); tenteramkanlah (mereka) dan janganlah kalian menjadikan mereka lari.”
Shahihul Bukhari, jil. 5, hal. 2269, hadis 5774.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Kejujuran (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 872)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 874)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

872. Amr bin Abil-Miqdam meriwayatkan, Saat pertama kali aku datang menemuinya, Abu Ja'far (Imam Baqir) as berkata kepadaku, “Pelajarilah kejujuran sebelum berbicara!”
Al-Kafi, jil. 2, hal. 104, hadis 4.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 873)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 874)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

871. Imam Shadiq as berkata—di antara yang dinisbatkan kepadanya di dalam Mishbah asy-SyarTah—, “Sebaik-baik nasihat adalah perkataan yang tidak melampaui batas kejujuran dan perbuatan yang (tidak melampaui) batas keikhlasan.
Mishbahusy Syari’ah, hadis 395.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Bersandar kepada Perkataan Ahlilbait as (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 868)
Hadits Tentang Tabligh: Ikhlas (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 869)
Hadits Tentang Tabligh: Keberanian (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

870. Rasulullah saw bersabda, “Janganlah rasa takut kepada manusia mencegah salah seorang di antara kalian untuk mengatakan yang benar jika dia melihat atau menyaksikan kebenaran. Sebab, mengatakan yang benar atau mengingatkan perkara besar tidak akan mendekatkan kepada kematian atau menjauhkan dari rezeki.”
Musnad Ibnu Hanbal, jil. 4, hal. 102, hadis 11474.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Bersandar kepada Perkataan Ahlilbait as (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 868)
Hadits Tentang Tabligh: Ikhlas (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 869)…

(Yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang pun selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan.
QS. Al-Ahzab [33]: 39.
869. Rasulullah saw bersabda, “Katakanlah yang benar, dan janganlah kamu takut di jalan Allah kepada celaan orang yang suka mencela.”
Hilayatul Auliya’, jil. 1, hal. 241.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Bersandar kepada Perkataan Ahlilbait as (Mizanul…

Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 145
868. Rasulullah saw bersabda, “Setiap hamba yang berkhutbah, niscaya Allah Azza Wajalla akan menanyainya apa yang dikehendaki dengan khutbahnya itu.”
Ibnu Hambal, az-Zuhd, hadis 391.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Ikhlas (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 869)…

867. Abdus Salam bin Saleh Harawi meriwayatkan, Aku mendengar Abal- Hasan Ali Ridha as berkata, “Semoga Allah merahmati seorang hamba yang menghidupkan ajaran kami (Ahlulbait).
Aku bertanya kepadanya, “Bagaimana cara menghidupkan ajaran kalian?”
Abul-Hasan menjawab, “Yaitu, dengan cara mempelajari ilmu-ilmu kami (Ahlilbait) dan mengajarkannya kepada manusia. Sebab, seandainya manusia mengetahui keindahan kata-kata kami, niscaya mereka mengikuti kami.”
Ma’anil Akhbar, hal. 180, hadis 1.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 864)
Hadits Tentang…

866. Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya agama Allah Azza Wajalla ini tidak akan ada yang mampu menolongnya kecuali orang yang mengelilinginya dari semua sisinya (yakni mengetahui agama Allah ini secara mendalam).”
Al-Firdaus, jil. 1, hal. 234, hadis 897.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 864)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 865)
Hadits Tentang Tabligh: Bersandar kepada Perkataan Ahlilbait as (Mizanul Hikmah: Bab 50…

865. Syarif bin Sabiq Taflisi dari Hammad Samdari meriwayatkan,Aku bertanya kepada Abu Abdillah Ja'far bin Muhammad as, “Sesungguhnya aku biasa memasuki negeri syirik, dan salah seorang dari kami mengatakan, ‘Jika kamu meninggal di sana, niscaya kamu akan dibangkitkan bersama mereka’. Benarkah demikian?”
Abu Abdillah as berkata kepadaku, “Hai Hammad, jika kamu berada di sana, apakah kamu menyampaikan ajaran kami dan kamu menyeru (manusia) kepadanya?”
Aku menjawab, “Ya.”
Abu Abdillah as berkata, “Jika kamu berada di negeri-negeri ini— yakni negeri-negeri İslam—, apakah kamu menyampaikan ajaran kami dan menyerukan (manusia) kepadanya?”
Aku jawab, “Tidak.”
Abu Abdillah as berkata kepadaku, “Sesungguhnya jika kamu meninggal di sana, niscaya kamu dibangkitkan sebagai satu umat dan…

864. Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baik umatku adalah orang yang menyeru kepada (ağama) Allah Yang Mahatinggi dan menjadikan hamba-hamba- Nya mencintai-Nya.”
Kanzul ‘Ummal, hadis 28779.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 865)
Hadits Tentang Tabligh: Pengetahuan yang Mendalam tentang Agama (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 866)
Hadits Tentang Tabligh: Bersandar kepada Perkataan Ahlilbait as (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

863. Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja yang menyeru kepada hidayah, maka dia mendapatkan pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.”
Ibnu Malik, al-Muwaththa’, jil. 1, hal. 218, hadis 41.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 860)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 861)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

862. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa ada seseorang yang memeluk Islam di tangannya, pasti dia masuk surga.”
Al-Mu’jamul Kabir, jil. 17, hal. 285, hadis 786.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 860)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 861)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

861. Rasulullah saw bersabda, “Jadikanlah Allah dicintai oleh hamba-hamba- Nya, niscaya Allah mencintaimu.”
Al-Mu’jamul Kabir, jil. 8, hal. 91, hadis 7461.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 860)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 862)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

860. Rasulullah saw bersabda (kepada AN as), “Hai Ali, bahwasannya Allah memberikan hidayah kepada seseorang melaluimu adalah lebih baik bagimu daripada apa yang bumi berikan (yakni dunia dan seisinya).”
Al-Mustadrak ‘ala ash Shaihain, jil. 3, hal. 691, hadis 6537.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 861)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 862)
Hadits Tentang Tabligh: Urgensi Tablig (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

Mizanul Hikmah 1 - 4

887. Imam Shadiq as berkata, “Sesungguhnya orang yang paling besar mendapatkan cobaan adalah para nabi, kemudian yang (tingkatannya) mendekati mereka, kemudian yang serupa dengan mereka.”
Al-Kafi, jil. 2, hal. 252, hadis 1.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 884)
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 885)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa Orang Mukmin (Mizanul Hikmah: Bab 51…

Read more…

Apakah kamu mengira bakma kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
QS. Al-Baqarah [2]: 214.
886. Imam Ali as berkata, “Sesungguhnya cobaan lebih cepat menimpa orang Mukmin yang bertakwa daripada hujan menimpa permukaan tanah.”
Biharul Anwar, jil.…

Read more…

885. Imam Ali as berkata, “Janganlah kamu merasa bangga dengan kekayaan dan kemakmuran; dan janganlah pula kamu bersedih dengan kefakiran dan cobaan, karena sesungguhnya emas diuji dengan api, dan orang Mukmin itu diuji dengan cobaan.”
Ghurarul Hikam, hadis 10394.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 884)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa Orang Mukmin (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 886)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa…

Read more…

884. Imam Ali as berkata, “Benar-benar akan terjadi kekacauan yang hebat dan pembunuhan besar-besaran sehingga orang-orang yang dahulunya paling rendah di antara kalian menjadi orang-orang yang paling tinggi di antara kalian, dan orang-orang yang dahulunya paling tinggi di antara kalian menjadi orang-orang yang paling rendah di antara kalian; orang-orang yang dahulunya tertinggal (di antara kalian) menjadi orang-orang yang mendahului (terdepan), dan orang-orang yang dahulunya mendahului (di antara kalian) menjadi orang-orang yang tertinggal (di belakang).”
Biharul Anwar, jil. 5, hal. 218, hadis 12.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51…

Read more…

Wasiat Sinar Agama

Mengenal Syiah 12 Imam

Akidah

Surga Nuzuli dan Surga Shu'udi

23. Akan tetapi karena nabi Adam as adalah manusia badani, selama apapun beliau as bisa bertahan untuk tidak bangun dan untuk tidak makan, maka akhirnya tetap ingin makan juga. Dan kala itulah keinginan makan beliau as itu tertajalli dalam…

Read more…

Al Quran Dan Hadits