Mizanul Hikmah

All Articles (2804)

887. Imam Shadiq as berkata, “Sesungguhnya orang yang paling besar mendapatkan cobaan adalah para nabi, kemudian yang (tingkatannya) mendekati mereka, kemudian yang serupa dengan mereka.”
Al-Kafi, jil. 2, hal. 252, hadis 1.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 884)
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 885)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa Orang Mukmin (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor…

Apakah kamu mengira bakma kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
QS. Al-Baqarah [2]: 214.
886. Imam Ali as berkata, “Sesungguhnya cobaan lebih cepat menimpa orang Mukmin yang bertakwa daripada hujan menimpa permukaan tanah.”
Biharul Anwar, jil. 67,…

885. Imam Ali as berkata, “Janganlah kamu merasa bangga dengan kekayaan dan kemakmuran; dan janganlah pula kamu bersedih dengan kefakiran dan cobaan, karena sesungguhnya emas diuji dengan api, dan orang Mukmin itu diuji dengan cobaan.”
Ghurarul Hikam, hadis 10394.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 884)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa Orang Mukmin (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 886)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa Orang…

884. Imam Ali as berkata, “Benar-benar akan terjadi kekacauan yang hebat dan pembunuhan besar-besaran sehingga orang-orang yang dahulunya paling rendah di antara kalian menjadi orang-orang yang paling tinggi di antara kalian, dan orang-orang yang dahulunya paling tinggi di antara kalian menjadi orang-orang yang paling rendah di antara kalian; orang-orang yang dahulunya tertinggal (di antara kalian) menjadi orang-orang yang mendahului (terdepan), dan orang-orang yang dahulunya mendahului (di antara kalian) menjadi orang-orang yang tertinggal (di belakang).”
Biharul Anwar, jil. 5, hal. 218, hadis 12.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor…

883. Imam Ali as berkata, “Setiap kali musibah dan cobaan lebih besar, maka pahala dan ganjaran lebih banyak.Bukankah kamu mengetahui bahwasannya Allah Yang Mahasuci telah menguji orang-orang yang terdahulu dari mulai Adam -salawat Allah atasnya- sampai orang-orang yang terkemudian dari dunia ini dengan batu-batu yang tidak mendatangkan mudarat dan tidak pula memberikan manfaat, dan ia tidak dapat melihat dan tidak pula dapat mendengar, lalu Dia menjadikan batu-batu itu sebagai rumah-Nya yang suci (Baitullah al-Haram), yang Allah menjadikannya (yakni Ka‘bah) sebagai pusat peribadatan (bagi manusia)?
Akan tetapi, Allah menguji hamba-hamba-Nya dengan berbagai maçam kesempitan, Dia memerintahkan mereka beribadah dengan berbagai maçam ibadah yang berat, dan Dia menguji mereka dengan berbagai maçam…

Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.
QS. Ali Imran [3]: 154
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu ağar Kami mengetahui orang- orang yang berjihad dan bersabar di anlara kamu; dan ağar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.
QS. Muhammad [47]: 31
Yang menjadikan matı dan hidup supaya Dia menguji…

881. Imam Shadiq as berkata, “Segala sesuatu yang di dalamnya terdapat kesempitan atau kelapangan (rezeki), di antara perintah dan larangan Allah, pasti di dalamnya terdapat anugerah dan ketetapan dari Allah Azza Wajalla.”
At-Tauhid, hal. 354, hadis 3.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 880)
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 882)
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor…

Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar- benarnya).
QS. Al-Anbiya’ [21]: 35.
880. Imam Shadiq as berkata, “Di dalam setiap kesempitan dan kelapangan (rezeki), pasti Allah menjadikan di dalamnya anugerah dan cobaan.”
At-Tauhid, hal. 354, hadis 1.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 881)
Hadits Tentang Cobaan:…

879. Imam Shadiq as berkata, “Semoga Allah merahmati suatu kaum, yang mereka itu adalah cahaya dan petunjuk. Mereka adalah para penyeru kepada kami dengan amal mereka dan mengerahkan segala kemampuan mereka.”
Tuhaful ‘Uqul, hadis 301.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Memberi Nasihat (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 876)
Hadits Tentang Tabligh: Kesesuaian Hati dan Lisan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 877)
Hadits Tentang Tabligh: Tabligh dengan Amal (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

878. Imam Shadiq as berkata, “Jadilah kalian para penyeru bagi manusia kepada kebaikan tanpa dengan lisan kalian agar mereka melihat dari kalian kesungguhan, kejujuran, dan ketakwaan.”
Al-Kafi, jil. 2, hal. 105, hadis 10.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Memberi Nasihat (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 876)
Hadits Tentang Tabligh: Kesesuaian Hati dan Lisan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 877)
Hadits Tentang Tabligh: Kesesuaian Hati dan Lisan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

877. Imam Ali as berkata—di dalam hikmah-hikmah yang dinisbatkan kepadanya—, “Jika perkataan telah keluar dari hati, maka ia tetap tinggal di dalam hati.Tetapi, jika ia keluar dari lisan, maka ia tidak akan melampaui telinga.”
Ibnu Abil-Hadid, Syarh Nahjul Balaghah, jil. 20, hal. 287, khotbah ke-279.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Memberi Nasihat (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 876)
Hadits Tentang Tabligh: Tabligh dengan Amal (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 878)
Hadits Tentang Tabligh: Kesesuaian Hati…

Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang tepercaya bagimu.
QS. Al-A’raf [7]: 68.

876. Tatkala menyebutkan keutamaan Rasulullah saw, Imam Ali as berkata, “Allah mengutus beliau, sementara manusia sedang berada dalam kesesatan dan kebingungan, dan mereka hidup penuh dengan fitnah. Kemudian Rasulullah saw memberikan nasihat dengan sungguh-sungguh, berjalan di atas jalan (yang benar), dan beliau menyeru (manusia) kepada hikmah dan nasihat yang baik.”
Nahjul Balaghah, khotbah ke-95.
Hadits terkait:…

875. Imam Shadiq as berkata (kepada Umar bin Hanzhalah), “Hai Umar, janganlah kamu membebani Syiah kami dan bersikap lemah lembutlah kepada mereka! Karena sesungguhnya manusia belum tentu mampu memikul apa yang sanggup kamu pikul.”
Tuhaful ‘Uqul, hal. 334, hadis 522.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Kejujuran (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 872)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 873)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

874. Rasulullah saw bersabda, “Aku diperintahkan untuk bergaul dengan manusia, sebagaimana aku diperintahk untuk menyampaikan risalah.”
Tuhaful ‘Uqul, hadis 48.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Kejujuran (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 872)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 873)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

873. Rasulullah saw bersabda, “Permudahlah (mereka) dan janganlah kalian mempersulit (mereka); tenteramkanlah (mereka) dan janganlah kalian menjadikan mereka lari.”
Shahihul Bukhari, jil. 5, hal. 2269, hadis 5774.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Kejujuran (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 872)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 874)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

872. Amr bin Abil-Miqdam meriwayatkan, Saat pertama kali aku datang menemuinya, Abu Ja'far (Imam Baqir) as berkata kepadaku, “Pelajarilah kejujuran sebelum berbicara!”
Al-Kafi, jil. 2, hal. 104, hadis 4.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 873)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 874)
Hadits Tentang Tabligh: Kelemahlembutan (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

871. Imam Shadiq as berkata—di antara yang dinisbatkan kepadanya di dalam Mishbah asy-SyarTah—, “Sebaik-baik nasihat adalah perkataan yang tidak melampaui batas kejujuran dan perbuatan yang (tidak melampaui) batas keikhlasan.
Mishbahusy Syari’ah, hadis 395.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Bersandar kepada Perkataan Ahlilbait as (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 868)
Hadits Tentang Tabligh: Ikhlas (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 869)
Hadits Tentang Tabligh: Keberanian (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor…

870. Rasulullah saw bersabda, “Janganlah rasa takut kepada manusia mencegah salah seorang di antara kalian untuk mengatakan yang benar jika dia melihat atau menyaksikan kebenaran. Sebab, mengatakan yang benar atau mengingatkan perkara besar tidak akan mendekatkan kepada kematian atau menjauhkan dari rezeki.”
Musnad Ibnu Hanbal, jil. 4, hal. 102, hadis 11474.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Bersandar kepada Perkataan Ahlilbait as (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 868)
Hadits Tentang Tabligh: Ikhlas (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 869)…

(Yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang pun selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan.
QS. Al-Ahzab [33]: 39.
869. Rasulullah saw bersabda, “Katakanlah yang benar, dan janganlah kamu takut di jalan Allah kepada celaan orang yang suka mencela.”
Hilayatul Auliya’, jil. 1, hal. 241.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Bersandar kepada Perkataan Ahlilbait as (Mizanul…

Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 145
868. Rasulullah saw bersabda, “Setiap hamba yang berkhutbah, niscaya Allah Azza Wajalla akan menanyainya apa yang dikehendaki dengan khutbahnya itu.”
Ibnu Hambal, az-Zuhd, hadis 391.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Tabligh: Ikhlas (Mizanul Hikmah: Bab 50 Nomor 869)…

Mizanul Hikmah 1 - 4

887. Imam Shadiq as berkata, “Sesungguhnya orang yang paling besar mendapatkan cobaan adalah para nabi, kemudian yang (tingkatannya) mendekati mereka, kemudian yang serupa dengan mereka.”
Al-Kafi, jil. 2, hal. 252, hadis 1.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 884)
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 885)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa Orang Mukmin (Mizanul Hikmah: Bab 51…

Read more…

Apakah kamu mengira bakma kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
QS. Al-Baqarah [2]: 214.
886. Imam Ali as berkata, “Sesungguhnya cobaan lebih cepat menimpa orang Mukmin yang bertakwa daripada hujan menimpa permukaan tanah.”
Biharul Anwar, jil.…

Read more…

885. Imam Ali as berkata, “Janganlah kamu merasa bangga dengan kekayaan dan kemakmuran; dan janganlah pula kamu bersedih dengan kefakiran dan cobaan, karena sesungguhnya emas diuji dengan api, dan orang Mukmin itu diuji dengan cobaan.”
Ghurarul Hikam, hadis 10394.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 884)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa Orang Mukmin (Mizanul Hikmah: Bab 51 Nomor 886)
Hadits Tentang Cobaan: Beratnya Cobaan yang Menimpa…

Read more…

884. Imam Ali as berkata, “Benar-benar akan terjadi kekacauan yang hebat dan pembunuhan besar-besaran sehingga orang-orang yang dahulunya paling rendah di antara kalian menjadi orang-orang yang paling tinggi di antara kalian, dan orang-orang yang dahulunya paling tinggi di antara kalian menjadi orang-orang yang paling rendah di antara kalian; orang-orang yang dahulunya tertinggal (di antara kalian) menjadi orang-orang yang mendahului (terdepan), dan orang-orang yang dahulunya mendahului (di antara kalian) menjadi orang-orang yang tertinggal (di belakang).”
Biharul Anwar, jil. 5, hal. 218, hadis 12.
Hadits terkait:
Hadits Tentang Cobaan: Penyebab Cobaan (Mizanul Hikmah: Bab 51…

Read more…

Wasiat Sinar Agama

Mengenal Syiah 12 Imam

Akidah

Surga Nuzuli dan Surga Shu'udi

23. Akan tetapi karena nabi Adam as adalah manusia badani, selama apapun beliau as bisa bertahan untuk tidak bangun dan untuk tidak makan, maka akhirnya tetap ingin makan juga. Dan kala itulah keinginan makan beliau as itu tertajalli dalam…

Read more…

Al Quran Dan Hadits